Shilda's posts with tag: hari-hariku

Saya sering berkata kepada kekasih saya, setelah kami berantem karna hal-hal kecil maupun hal-hal besar. "Yang, kita jangan berantem lagi ya, jangan marahan lagi, aku pengennya kita sayang-sayangan aja selalu"
Tapi nyatanya kami selalu berantem, marah-marahan, ngambek karena hal-hal kecil, tak jarang sampai diem-dieman untuk beberapa saat. Sampai ada salah satu diantara kami yang memulai pembicaraan duluan.
Apa kami berantem karena kami saling membenci? sudah bosan satu sama lain? tidak sama sekali tidak. Namun karena kami saling mencintai.
Aku lalu sadar, bahwa menjalani suatu hubungan tanpa pertengkaran itu sesuatu yang mustahil, seperti belajar naik sepeda tanpa jatuh, mustahil sekali. Setiap hubungan pasti ada pertengkaran, marah, dan ada yang terluka.
Tapi bukan pertengkarannya lah yang penting, bukan amarahnya, bukan lukanya yang menjadi poin dalam sebuah hubungan. Namun kasih yang besar, yang bisa mengatasi segala masalah, pertengkaran, amarah, dan membalut luka.
Memang mustahil untuk menjalani hubungan tanpa amarah, luka, dan air mata, tapi tidak mustahil untuk menunjukkan kasih yang besar lewat kata-kata maaf yang menyejukkan jiwa.
-terinspirasi pertengkaran kita minggu lalu-
 aku berbuat kesalahan lagi aku menyakiti hatinya lagi aku tidak mendengarkannya lagi aku tidak menghiraukan nasihatnya lagi dan aku membuatnya menangis berulang kali tapi ibuku selalu menyediakan senyum lebih kasih dan pelukan extra juga persediaan maaf yang tak terbatas I love you mom!! cintamu memang tidak ada kadarluarsanya!! kaya wine, makin lama makin enak dan semakin berharga!
sekitar seminggu yang lalu tepatnya hari rabu, aku ujian oceanography!! hiksss perlu diketahui buku oceanographyku setebal roti bantal dan tulisannya yang kecil seperti semut berbaris itu kebanyakan di tulis dalam huruf kanji chinesse!!! dari hari minggu malam aku sudah berkutat didepan buku sambil komat-kamit menghapal isi kitab laut itu, tapi aku kerap kali melupakan arti-arti istilah yang ditulis dalam hanja (huruf kanji chinesse). sampai selasa malam aku masih terus berkomat-kamit kaya dukun lupa mantra, ditemani bergelas-gelas kopi (aku tdk bisa minum kopi sebenarnya, tapi terpaksa untuk membuat mataku bertahan tidak tidur). dan aargh akhirnya hari itu datang juga, jam 10 tepat, aku mau tidak mau sudah berada dibangku keras di ruang ujian yang sangat tidak ramah hari itu. asisten dosen, Sem (palingan utk asisten dosen) Byoeng Yoon membagikan kertas ujian, ujian terdiri dari 30 soal, semuanya essai, dan kami diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikannya. aku mulai membaca soal satu persatu, sial!! kebanyakan soal ditulis dalam hanja!! aaargh aku geram, kenapa aku tidak bisa menghapalkan hanja-hanja ini!! aku nyaris tidak bisa membaca soalnya!! soal nomor 1, aaah saya tidak bisa, nomor 2, soal fisika, assiiik saya bisa, nomor 3, nomor 4, nomor 5 tentang chemical oceanography!! sial!!!! aku memang buruk dalam kimia! nomor 6, ttg laut pasifik dan saltinitynya, asiik aku dah hapal! nomor 7, nomor8, nomor 9 dan akhirnya sampe nomor 30 hanya sekitar 9 soal yang bisa saya kerjakan. Saya terus mencoba mengingat hanja-hanja yang sudah saya hapalkan selama berhari-hari namun semua sia-sia. Aku hanya bisa menjawab 9 soal, sedang waktu terus berjalan dan ruang ujian makin lama semakin kosong dan akhirnya tinggallah aku sendiri. Byoeng Yoon Sem mengingatkanku waktu ujian tinggal 10 menit lagi, aku hampir menangis, aku mengingat pertama kali aku pindah jurusan dari commerce and finance ke ocean engineering, senior-seniorku memberiku semangat bahwa aku pasti bisa jika aku berusaha. namun semuanya itu seperti sebuah dusta, aku berusaha, bahkan sangat keras, aku lebih tidak pernah bolos sekalipun, aku tidak pernah telat mengumpul tugas, aku selalu datang lebih awal dan duduk didepan kelas untuk mendengarkan kuliah, dan tentu saja aku selalu mengulang pelajaran setiap hari. aku berusaha keras untuk menyebrangi keterbatasan bahasa dan hanja, mengejar ketinggalaanku dibanding murid lokal dengan tergopoh-gopoh, aku berusaha keras, tapi aku tetap tidak bisa. dan hal itu yang membuat aku sedih dan kesal. aku melihat kertas ujianku yang setengah kosong, lalu menatap Byoeng Yoon Sem dengan tatapan bersalah karna aku tidak bisa mengerjakan ujian. Byoeng Yoon Sem menghampiriku, dan bertanya "memangnya kamu tidak belajar ya hil?" seketika itu aku menangis, setengah karena sedih, setengah karena merasa jerih payahku      sia-sia, "saya sudah belajar Sem... tapi saya tetap tak bisa" jawabku sambil terisak-isak. "kalo belajar pasti kamu bisa" "saya sudah berusaha, sudah belajar.. hiks... tapi saya gak bisaaaa" ulangku lagi kali ini airmataku mengalir dengan keras. Byoeng Yoon Sem mengelus punggungku pelan mencoba menenangkanku, lalu melihat kertas ujianku "kamu ga tau ya no 1? yang nomor 1 ini jawabanya bla..bla.. bla.." Sem memberi tahuku jawaban dari soal-soal ujian itu, thanks God!! aku sampai mengeluarkan airmata lagi, mengucapkan beribu-ibu terima kasih kepada Sem. akhirnya setelah mengisi beberapa soal aku mengumpulkan kertas ujianku.... hm...... aku berjanji ujian selanjutnya akan lebih baik
saya masuk ke dalam ruang kelas, kelas sudah penuh dengan mahasiswa-mahasiswa yang sedang komat-kamit ntah sedang menghapal ntah sedang mengucap mantra. kursi yang tersisa hanya kursi paling depan tepat di meja dosen, mau tak mau saya duduk di kursi itu. beberapa anak dibelakang saya sedang menghapal sesuatu, seperti bahan ujian, saya menguping hapalan mereka, tak ada yang saya ketahui satupun. saya mulai gelisah. saya coba mengingat apa yang saya pelajari tadi setelah makan siang, tak ada yang saya ingat. mungkin kepala saya rusak akibat benturan kecelakaan yang baru-baru ini alami. saya coba mengingat sekuat tenaga sampai kepala saya sakit, namun semua sia-sia. prof.Oh masuk kedalam ruangan dengan membawa map berisi kertas ujian, ingin rasanya saya menerjangnya, dan merebut kertas ujian itu serta merobek-robekkannya hingga menjadi asap. tapi saya malah terdiam membatu, prof.Oh membagikan kertas ujiang, dan UJIANPUN DIMULAI. soal nomor1, nomor2, nomor 3, nomor4, nomor5, nomor 6 sampai nomor 12 saya baca satu persatu!!!!!!!!!!!! maapkan saya jika saya mengumpat saat itu, walau hanya dalam hati saja. tidak ada satupun yang bisa saya kerjakan. saya marah! mengapa yang saya pelajari tidak keluar!!!!! 10 menit.. 20 menit.. 30 menit berlalu saya mencorat-coret rumus-rumus buatan saya sendiri di kertas ujian, dan semuanya berhasil saya kerjakan dengan insting binatang! :( 57 menit.... prof.Oh mengingatkan waktu ujian tinggal 3 menit lagi, harap segera di kumpulkan.
dan
saya menulis "Dear Prof. Oh, saya meminta maaf karena saya tidak bisa mengerjakan soal-soal ujian yang anda berikan, sekali lagi maaf"
lalu mengumpulkan kertas ujian dan segera lari menghilang......................
Gadis itu menatap bayangannya di cermin
dia memang agak berbeda dari teman-temannya lalu menatap ke langit
dan merenung...
.. ... ....
"Tuhan... Sebenarnya mengapa Kau menciptakan aku seperti ini?
Apa yang Kau ingin aku lakukan? Apa tujuanMu untuk aku?"
 Hari inipun aku menyusuri jalan itu, mencari sisa-sisa bayanganmu, mencari jalan yang bisa membawaku kembali padamu. Aku merindukan saat itu, saat kau dan aku berjalan bergandengan tangan, melebur bersama dalam melodi musim gugur yang teralun lembut bersama gugurnya daun-daun. Aku merindukan ketika kau dan aku berjalan mengikuti irama cinta kita, berbagi impian-impian, berbagi tawa renyah, dan airmata. Aku merindukan ketika kau dan aku bersama, memandangi langit penuh bintang, dan kau berjanji akan menangkap bintang jatuh untukku. Aku merindukan saat kau dan aku berada di ujung dunia, memandangi matahari yang muncul malu-malu. AKu merindukan semuanya... tawamu, tangismu, cintamu, janjimu, impian-impian yang belum sempat terwujud itu...
 Supergirl masuk rumah sakit, akibat kelelahan membagi waktu kuliah, belajar, melakukan berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler, serta kerja sosial menolong orang-orang yang membutuhkan. Namun seperti biasa, Supergirl bersikeras bawa dia baik-baik saja, dan ingin meninggalkan rumah sakit. MeSupergirl... I think u should take a rest! SupergirlIya... tapi masih ada yang mesti gue urus, honey! Hari ini kan hari kamis, seharusnya gue ada di dapur umum memasak untuk ratusan orang kelaparan di luar sana. MeDear, elo lagi sakit sekarang, dan elo masih mikirin mereka?? SupergirlLalu gue harus gimana? Mereka bakal mati kelaparan kalo gak ada gue!!! MeKan masih ada orang lain, Honey! Kenapa harus elo? SupergirlKarena gue supergirl!!! MeBe honest to me... Are you happy? SupergirlYa, gue bahagia Gue bahagia bisa menolong orang lain MeAnd now, be honest to your self! Apa elo menikmati ini? SupergirlYa,,, MeTak usah dijawab. SupergirlYa, pada awalnya gue menikmati semuanya.... Gue senang gue bisa melakukan apa yang gue mau. Gue bisa menolong orang lain, gue bisa berguna bagi orang lain. Meand then?? SupergirlBelakangan... gue merasa kelelahan sendiri. Kesibukan gue bagai bom waktu yang mengejar-ngejar gue. MeLalu? SupergirlTapi, gue kan supergirl. Supergirl gak pernah lelah, gak pernah capek. MeSupergirl kan juga manusia darling.... SupergirlTapi orang-orang bakal kecewa liat gue kaya gini... Supergirl itu harus keliatan sempurna MeSiapa bilang? SupergirlGue cuma gak mau orang datang kepada gue Butuh bantuan gue, harus kecewa karna gue tolak. MeElo kan ga harus selalu bilang iya kepada setiap orang yang minta tolong ke elo. Elo kan gak mesti melakukan semua hal, cukup lakukan apa yang mampu elo lakukan. SupergirlTapi mereka bakal kecewa!!! Lagian gue bilang iya, karna gue mampu kok. MeGak! elo gak mampu! SupergirlGue mampu MeNo, you are not Kapan terakhir kali elo makan 3 kali sehari? Kapa terakhir kali elo bangun telat di akhir pekan? Kapan terakhir kali elo tidak terburu-buru pergi dari satu tempat ketempat lain? Kapan terakhir kali elo merasa bahagia???? Supergirl
Supergirl gak pernah punya waktu untuk memikirkan diri sendiri MeElo mesti memperhatikan diri lo sendiri, bunny Elo gak mesti menolong semua orang yang minta bantuan ke elo Elo gak gak harus bilang iya ke semua orang ELo gak harus jadi orang yang superbaik ELo gak harus jadi orang yang super sempurna! dan Elo gak harus jadi supergirl!!! SupergirlKalau begitu, gimana dong orang-orang yang butuh bantuan? Kalau bukan gue, siapa lagi yang bantuin mereka? MePasti ada orang yang berhati emas kaya elo di luar sana.... Hari itu, Supergirl pensiun dari pekerjaannya, ia melakukan pekerjaan yang luarbiasa dengan menolong banyak orang. Dan tentu saja, kadang ia menolak permintaan tolong orang lain jika itu mengganggu jam makan siang atau jam istirahatnya. Dan ia bahagia karena ia menikmati hidupnya sekarang.
Bri dan Lea adalah teman baik. Paling tidak Bri menganggap Lea begitu, karena Lea memang selalu ada buat Bri ketika Bri sedih, putus asa, dan menangis. Bahkan Lea bisa ikut menangis bersama Bri, tak jarang juga memberikan Bri semangat. Seperti saat Bri tidak lulus ujian salah satu mata pelajaran. Ataupun saat Bri putus dengan Uno beberapa bulan yang lalu.
Bri Uno ninggalin gue, Leya! Gue bener-bener ngrasa gak ada lagi gunanya gue idup
Lea Bri, buka mata lo! Banyak yang cinta ma elo, keluarga elo, temen-temen elo, gue!
Bri Tapi...
Lea Honey, walau Uno ninggalin elo, kan ada gue disini.... Gue akan selalu ada buat elo, kapanpun saat suka dan duka
Bri selalu percaya pada Lea, masalah apapun, besar maupun kecil selalu Bri bagikan dengan Lea. Sampai suatu hari, Bri bercerita bahwa ia ingin ikut pertukaran pelajar ke Jerman, rupanya Lea juga tertarik dengan program itu. Jadilah Bri dan Lea sama-sama mendaftar program pertukaran pelajar itu. Namun hanya 10 orang yang terpilih, Bri terpilih, sedangkan Lea tidak. Lea jelas kecewa, terlebihBri , karna dia tidak bisa pergi bersama sahabatnya. Namun Lea menyimpan sesuatu di dalam hatinya.
Lea Kayanya elo bakal susah deh di sana Bri
Bri Kenapa?
Lea ELo kan bego banget bahasa inggris, bahasa Jerman juga gak bisa! Bisa-bisa elo jadi kambing congek di sana..
Bri Gue pasti bisa kok ngikutinnya pelan-pelan, ga usah kuatir Lea
Lea Kayanya lebih cocok gue yang pergi deh daripada elo... Soalnya gue kan lebih pinter dari elo
Bri Iya Lea, gue juga pingin elo bisa pergi bareng gue Lea
Lea Bukan! mestinya bukan elo yang pergi tapi gue!! Gue lebih pantes terpilih daripada elo...
Bri Elo kok gitu sih Ley? Katanya elo temen gue? Katanya elo bakal selalu menjadi temen gue, disuka dan duka?
Lea Tau ah!!
Bri menangis sedih, teman? teman baik? memang tidak gampang untuk menangis bersama saat teman kita menangis dan ikut bersedih ketika teman kita gagal, tetapi lebih susah lagi untuk ikut bersenang-senang, bergembira, serta memberi selamat ketika teman kita sukses seolah-olah itu kesuksesannya sendiri.
Setiap orang di dunia ini gak ada yang sempurna kan? KAlo bahasa inggerisnya Nobody Perfect! Peribahasanya Tak ada gading yang tak retak? Dan semua orang pasti pernah berbuat salahkan? Huh~ walo malu mengakuinya aku mengakui bahwa aku salah dalam menilai seseoarang.... Tapi Nobody Perfectkan? Dan kadang-kadang aku lebih banyak jadi somebody daripada nobody~ alias banyak gak perfectnya daripada perfectnya!! OOpps... udah ngelantur terlalu jauh~ Langsung aja ke pokok permasalahnya!! Beberapa waktu lalu aku pernah ceritakan tentang Dosen aku yang menyebelinnya minta ampun itukan? Huh!! Ternyata aku salah!! salah!! salah!! ~~~~~SALAH BESAR~~~~~~ Emang sih dia rada nyebelin and kata-katanya gak mengenakkan!!! Tapi ya... semua orangkan punya sisi baik dan sisi buruknya... Ya kan? Gak mungkin ada orang yang gak punya sisi baik dalam dirinya!! Dan itu baru aku sadari beberapa waktu lalu, ketika aku mendapat masalah besar karna aku dicopet dan tas aku hilang~ Ya... didalam itu walopun gak ada uang ada buku-buku pelajaran, kamus elektronik, cake coklat (baru dibeli rencananya mau makan dirumah), dan dompet!!!!! Seperti yang kita ketahui bersama didalam dompet pasti ada kartu-kartu penting, seperti kartu identitas aku, kartu izin tinggal di korea, ATM, and kartu-kartu bank lainnya!!!!!! Saat aku dicopet, aku gak bisa mikir apa-apa kecuali di korea juga ada copet ya??? Lalu yang kedua ya aku mesti blokir ATM aku and kartu-kartu bank yang lain~ Tapi masalahnya saat itu dah jam 8 malam dan gak ada bank yang buka jam segitu!!!!!!! Pikiranku ya kacau abis saat itu, ya... gak tau kenapa satu-satunya orang yang aku ingat adalah dosen itu! Ya... akhirnya aku nelpon dia dan ceritain semua yang terjadi, gak taunya dia bantu aku malam itu mulai untuk nelponin ke bank buat blokir ATM. Dan sialnya!! karna aku foreigner~ susah banget buat memblokir ATM itu soalnya harus ada ID card sedangkan ID card aku dah hilang!!!! Tapi Dosen itu gak putus asa pokoknya sampe jam 11an dia nelponin orang bank itu!!! Sampai akhirnya bisa diblokir malam itu!! THanks him!!! and besoknya waktu diskul dia dengan baiknya menyapa aku duluan, padahal aku selalu jutek ma dia, kalo dia nyapa aku gak balas, kalo dia suruh aku sesuatu di kelas aku selalu cuekin, pokoknya aku tuh bener-bener kurang ajar banget ma dia!!! Tapi dia masih mau nolongin aku!! PLAK!! aku kaya ditampar keras banget pake setrikaan rambut yang masih panas!!!!!!!! Bukan berakhir disitu aja, karna buku-buku catatan dan semua note aku juga hilang, dia mencopykan semuanya buat aku!!!!!!!!! mana ada sih dosen yang kaya gitu!!!!! Aku semakin malu dan malu dan malu dan malu dan MALU!!!!!!!! Tapi malu aja gak cukup kan? aku mesti berubah dan lebih baik ke dia, paling gak ya gak kurang ajar ma dia!!! Bukan cuma ke dosen aku aja sih, tapi kesemua orang, gak mau menilai dari satu sisi aja!! Karna semua orang punya sisi baik!! BETOL?
Dalam rangka hari sayang laptop, aku memutuskan untuk membawa laptopku ke tukang service. Memang laptopku rada-rada sakit akhir-akhir ini, dan keypadnya sudah beberapa biji terlepas dari tempatnya. Aku memang rada kejam dengan laptopku sendiri, sebagai tanda rasa bersalah, aku memutuskan untuk membawanya ke dokter, dan mengistirahatkannya untuk beberapa waktu. Itu artinya... aku juga harus ikut beristirahat dari yang namanya internet, hmmm... aku sempet takut juga karena aku memang terlalu banyak nge-net. T T Daripada kecanduan internet, aku memutuskan untuk istirahat untuk sementara waktu sampai laptopku sembuh....
10.02 malam
"its snowing! its snowing"
suara teriakan anak-anak russia, dan prancis yang sedang ikut winter korean class menggelegar di seluruh asrama.
Oh! Its snowing!
Aku tidak seberapa senang, karena aku memang membenci salju.
AKu tidak suka dingin.
Namun ini, salju pertama yang turun di busan musim dingin ini.
Aku tidak ingin keluar melihat salju, sebab semua orang melihat salju berdua dengan pasangannya. Aku akhirnya membuka jendela dan merasakan salju turun ditelapak tanganku.
Aku mengingatnya, aku memencet nomor teleponnya, berniat berbagi momen ini dengannya.
-tidak diangkat-
Mungkin dia sedang sibuk dengan pekerjaannya pada jam segini.
Aku menelponnya kembali, tetap tidak ada jawaban.
Teleponku bergetar, aku berharap darinya, bukan, dari pria lain.
"Hello!! HILDA!! its snowing!!!"
"Oh hi!! yeah its snowing!!"
Lalu kami terdiam!!!
"ya sudah, cuma mau bilang itu aja" Pria itu menutup telpon dengan kikuk.
"okey enjoy ur time"
AKu menelponnya kembali, pria yang satunya.
"hello, where are you?"
"me? I am outside"
"do you know? Its snowing here!!!!"
"oh really?? its not here!!"
bla...bla..blaa....
ku tutup telpon.
Pria yang pertama kali aku ingat, bukanlah pria yang pertama kali menelponku.
Its snowing, and I am alone...
Aku memerlukan seseorang untuk bersandar. Bukan orang yang akan ikut tertawa ketika aku tertawa. Tetapi yang mampu membuat aku tertawa ketika aku sedang menangis Orang yang mampu membuatku merasa baik-baik saja.
Aku memerlukan seseorang yang bisa menungguku. Bukan orang yang mampu datang kepadaku ketika aku memintanya datang di tengah malam. Namun ketika aku tidak terlihat sekalipun Orang yang dengan setia mampu menungguku.
Aku memerlukan orang yang bisa menjagaku.Bukan seseorang yang selalu mengantarku sampai ke depan rumah di malam hari yang gelap. Tetapi seseorang yang mampu selalu berada di dalam hatiku dan tidak membiarkan seorangpun menempati hatiku. Orang yang mampu menjaga tempatnya di dalam hatiku.
Aku memerlukan seseorang seperti ini.
 Belakangan pencernaan terlalu lancar, makan 3 kali sehari sudah tidak mencukupi lagi bagiku, yang kerjanya hanya di depan laptop saja. Hari ini aku sudah makan pagi dengan honey corn flakes, roti bagel, susu coklat serta salad pumpkin dan kismis. Habis makan pagi aku kembali tidur lagi, 10 menit, dan lalu mandi dan pergi kuliah. Jam 11, istirahat, pergi makan kue beras dan sebotol teh bunga hangat. Kuliah selesai jam 1, lalu pergi makan siang, fish cutlet, brokoli, nasi, kimchi, sup kacang, lalu pergi ke perpustakaan, membaca buku-buku karya Pramoedya Ananta Toer!! (kereeen bgt diterjemahkan ke bahasa korea loh). Setelah nongkrong di perpus, jam 4 aku pergi ke warung depan di pintu gerbang belakang sekolah dan makan toast dan minum susu coklat, lalu balik ke asrama. Jam 5, jam makan malam, aku makan nasi, capcay, kimchi, sup ikan, ma beef, ditambah dessert stroberi. Abis makan malem kekenyangan, mau baca buku bentar eh kebawa tidur. Bangun dah jam 8 malem, pintu kamar di ketuk, Amilie, menawarkan 2 potong pizza buatku, aku memakannya dengan lahap. Jam 11 malam aku tidur, memang lebih awal dari biasanya karena flu dan demam yang belom berakhir. Jam 2 pagi, aku terbangun.... perut meronta-ronta minta makan, aku hanya menahan saja, ku coba untuk pejamkan mata, untuk pura-pura tidak mendengarkan teriakan perutku. Jam 02.30 perutku masih berteriak, aku tersiksa dengan teriakannya. Aku mengobrak-abrik laci meja belajar dan lemari pakaian, mencari persediaan makanan yang tersisa, namun tidak ada. Aku ingat memang aku sengaja mengosongkan lemari-lemari ku dari makanan, untuk menghindarkan diriku dari dosa ngemil. Karena memang rencananya aku mau bertobat dari dosa ngemil mulai taun ini. Aku meng-sms temanku menanyakan apa dia punya sesuatu untuk dimakan, namun sia-sia. Siapakah yang masih terjaga di pukul 3 dini hari? Aku meng-sms brill dan kak egi, tapi mereka memang tidak bisa berbuat apa-apa selain menyuruhku tidur kembali. Akhirnya aku turun ke lantai bawah tanah -tempat dimana tersedia dispenser air-, mengambil air 1 botol dan meminumnya, perutku kenyang, kembung tepatnya. Dan aku kembali ke pulai kapukku, mencoba menutup mata dan tidur kembali. Namun perutku terasa kembung dan tidak enak oleh 1,5 liter air yang ku minum. Belum-belum aku sudah ke toilet 2 kali. Tersiksa sekali. Aku berjanji akan makan banyak-banyak malam-malam berikutnya, agar peristiwa bangun di malam hari karena kelaparan tidak akan terulang lagi.
Belakangan ini aku mulai rajin berolahraga di sebuah taman yang terletak kira-kira 2 km dari sekolahku. Setiap hari aku berjalan kaki ke taman itu bersama seorang temanku, dan berlari mengelilingi taman yang sangat luas itu. Kami biasanya berolahraga saat matahari sudah tenggelam sekitar jam 6.30 sore sampai jam 9 malam. Di taman itu banyak sekali orang-orang yang berolahraga, mulai dari anak-anak yang bermain inline-skate, remaja yang bermain badminton, pasangan muda yang berjalan sambil bergandengan tangan sampai kakek nenek yang gojing dengan penuh semangatnya. Hari pertama aku kesana ada satu kakek yang menarik perhatian kami berdua dan semua orang yang datang ke tempat itu, khususnya aku, seorang kakek bertraining pink berjoget di salah satu pojokan taman tersebut. Kakek itu sangat tua, kira-kira lebih dari 70 tahun dilihat dari postur tubuhnya yang susah membungkuk dimakan usia, giginya yang nyaris ompong serta rambutnya yang sudah memutih semuanya itu. Dan dari pengamatanku aku tahu kalau dia adalah seorang pemulung, dia membawa gerobak penuh kaleng bekas, kardus-kardus, dan beberapa barang-barang bekas yang dianggapnya berguna. Dia menempelkan sebuah tape kecil dengan kawat-kawat yang diikatkannya di sisi gerobak tersebut. Dari tape kecil tersebut keluar suara musik-musik tradisional korea yang mirip dengan musik dangdut, yang iramanya rancak berdendang. Si Kakek itu bergojet mengikuti irama dengan riang, kadang-kadang ada gerakan lucu yang tak wajar yang dia lakukan. Dan tentu saja keberadaan kakek itu menarik perhatian banyak orang, terutama nenek-nenek serta anak-anak. Setelah hampir 10 menit si kakek memulai shownya, banyak orang-orang yang berkumpul untuk menonton pertunjukan si Kakek, dan si kakekpun mulai senang diperhatikan. Tak jarang si Kakek melontarkan kata-kata lucu yang memancing tawa penonton, para penontonpun menjadi senang, dan banyak yang mulai ikut bergoyang dengan si Kakek. Entah kenapa, hasrat ingin bergoyangpun ikut merasuki diriku, tangan dan kakiku pun tak terasa mengikuti irama yang didendangkan oleh tape kecil si Kakek bertraining pink itu. Tapi sebisa mungkin aku menahan hasrat ingin berjoget itu, dan akupun melanjutkan lariku mengelilingi taman yang begitu luas itu. Hari kedua aku berolahraga, aku kembali melihat kakek bertraining pink itu lagi, kali ini si Kakek rupanya ingin tampil lebih keren dengan topi jerami dan sunglass. Rupanya hari ini si Kakek agak terlambat memulai shownya, dia sedang meneguk sebotol souju (minuman alkohol tradional korea) ketika aku memulai berlari. Walaupun aku berlari, aku tak bisa menahan diriku untuk tidak memperhatikan si Kakek. AKu melihat si Kakek dikelilingi banyak orang, mulai dari anak-anak sampai nenek-nenek, rupanya si Kakek sedang berbagi cerita dengan mereka. Walaupun tak bisa mendengar apa yang kakek itu ceritakan, tapi keliatannya seperti sesuatu yang sangat menarik karna setiap orang yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak. Sejam berlalu, aku masih melakukan beberapa gerakan olahraga, si Kakek mulai memasang tapenya, suara musik traditional korea yang begitu meriah langsung memberi suasana meriah. Beberapa orang bertepuk tangan sambil meneriaki memberi semangat pada si kakek. Si kakekpun tambah bersemangat menari dan berjoget, tak sampai semenit banyak orang ikut berjoget bersama si Kakek. Mereka begitu terlihat bahagia, kembali hasrat ingin berjoget merasukiku, tapi aku tahan dan melanjutkan lariku. Hari inipun aku melihat kakek itu , lagi-lagi ia bertraining pink serta memasang kaset-kaset lagu tradisional korea serta menari dan berjoget dengan penuh kebahagiaan. Saat aku melihat wajah kakek itu, aku bisa melihat bahwa ia sangat bahagia dan mempunyai kasih dalam hatinya. Si Kakek yang berusia 70 tahun lebih itu, memang hanyalah seorang pemulung yang mungkin gak pernah dianggap ma orang lain. MUngkin juga si Kakek hidup dengan susah dan gak punya banyak uang seperti orang lain. Mungkin juga dia harus membanting tulang mengelilingi kampung demi sesuap nasi. Tapi semua itu gak membuat dia patah semangat atau merasa sedih. Buktinya si Kakek memberi kebahagiaan bagi orang lain, memberi warna cerah bagi setiap orang yang datang berolahraga ataupun sekedar mencari angin di taman itu. Si Kakek yang begitu menikmati hidupnya, berjoget sambil memutar musik yang rancak, berbagi cerita yang menarik, semua itu menjadi hiburan bagi setiap orang yang datang ke taman itu. Mungkin saja, ada orang yang datang dengan hati sedih, kelelahan, putus asa atau dengan penuh masalah. Dan dengan melihat si Kakek, paling tidak bisa sedikit terhibur dan melupakan masalah sejenak dengan melihat tingkah kocak sang Kakek. Melihat si Kakek ini, aku belajar.... untuk menikmati hidupku. SI KAkek dia menikmati hidupnya, tak peduli betapa susah hidupnya, tapi si Kakek menjalaninya dengan penuh semangat serta memaknainya. Mungkin dia cuma seorang pemulung tua yang miskin di pagi hari, tapi saat matahari terbenam dan dia memutar tape bobroknya serta menari di bawah sinar bulan, dia menjadi seorang bintang. Banyak orang yang menyukai dia dan merasa terhibur dengan kehadirannya. Banyak orang yang tertawa bahagia melihat tingkahnya, banyak orang yang disegarkan mendengar lelucon-lelucon serta ceritanya yang menarik. Seperti si Kakek, saat dia menikmati hidupnya, maka hidupnya akan berarti bagi dirinya sendiri dan orang lain.... Aku ingin seperti si Kakek pemulung tua bertraining pink itu yang menikmati setiap hal dalam hidupnya, dan mensyukuri apapun hal yang terjadi dalam hidupku. Berusaha bersenyum menghadapi segala hal, sehingga aku bisa menjadi orang yang berguna bagi orang lain seperti kakek itu
Sebagai cewek, pastilah seneng kalo ada yang dicintai, disukai, dan dikagumi. Tapi kadang ada juga pengagum yang bikin kesel, sebel, syerem, sampai bulu kuduk merinding. Aku sendiri, ntah kenapa selalu dikagumi oleh orang-orang yang -ehmmm- lumayan aneh. Apa karna aku aneh juga kali ya???  Ceritanya sudah lama sekali, ketika aku semester satu tingkat satu, alias freshman. Pertama kali masuk kuliah, aku sendiri tidak mempunyai banyak teman, teman-temanku mengambil mata pelajaran yang berbeda denganku. Aku ingat kelas pertamaku adalah kelas mata pelajaran "Newspaper in Education" pada hari jumat saat itu. Kelas itu dimulai jam 9 pagi, dan karena ketinggalan bis aku datang agak terlambat saat itu. Aku lari-lari dan memasuki ruangan kelas, siap-siap mendengar teguran dosen. Namun yang aku dengar saat itu hanyalah sebuah teriakan lebih menyerupai pekikan "WUAAAAH CANTIK BANGET". Aku menoleh dan mencari si pemilik suara, seorang pria dengan tinggi raksasa -setelah kuketahui tingginya 195 cm- berkaos merah sedang berdiri menatap ke arahku. Aku mengucapkan salam dengan canggung kepada seluruh kelas "annyonghaseo" dan duduk di bangku yang tersisa. Dosen, seorang wanita berusia 40an, namun masih cantik dan segar menanyakan namaku, "hilda" jawabku. Dan pria raksasa itu kembali berteriak "wuaaah namanya cantik seperti orangnya", aku menjadi sangat malu karena seluruh kelas menertawakan aku. Saat jam istirahat dia menghampiri aku dan mengajak kenalan, dan ku ketahui namanya Zhang Bien, berasal dari hongkong. Dia mahasiswa jurusan Travelling tingkat 3. Hari itu dia menawarkan aku makan bersama, dan aku menerimanya dengan senang hati karena aku memang tidak ada teman makan siang. Setelah ku ketahui ternyata dia tinggal satu dormitory denganku hanya beda 2 blok saja dari dorm-ku. Saat makan siang, dia membayar semuanya, dan mengantarkan aku sampai ke depan dormitory, menanyakan nomor kamarku, dan nomor hpku. Aku memberikannya begitu saja karna tidak enak sebab dia sudah membayar makan siang ku. Namun ternyata aku salah, sesaat setelah aku masuk kamar, ada sms masuk, dari ZHang Bien, aku membalasnya dan sms terus menerus masuk sampai akhirnya aku bosen membalas dan aku biarkan saja. Dia bertanya mengapa aku tidak membalas sms, aku menjawab lagi sibuk, dan dia langsung menelpon ke hpku, aku malas menjawab, karena mulai sedikit ketakutan dengan pria yang sifatnya maksa seperti itu. Karena aku tidak mengangkat teleponnya di hp, dia menelpon ke kamarku. Tapi aku mencueki saja. Hari senin, aku masuk kuliah, dan dia ada di kelas yang aku ambil, dia langsung duduk di sebelahku. Aku tersenyum dan menyapanya dengan sopan, lalu kembali menyibukkan diri mencatat apa yang di bicarakan dosen. Kelas berikutnya, ternyata dia juga satu kelas denganku, kelas berikutnya juga, sampai hari selasa, rabu, kamis, jumat, hampir disemua kelasku dia ada. Aku nyaris gila menjumpai dia dimanapun aku berada, ketika aku membaca buku diperpustakaan, dia datang dengan membawa buku yang sama dan duduk disebelahku. Ketika aku sedang makan dikantin, dia datang dan makan denganku. Ketika aku sedang mengantri mengambil uang di bank, dia ikut mengantri denganku padahal dia tidak mengambil uang. Bahkan kadang ketika aku menjemur pakaian dibalkon dormitory dia dari balkon kamarnya melambaikan tangan kepadaku. Benar-benar menyeramkan, dia mengikuti aku kemanapun aku pergi, kadang ketika pergi ke toilet aku ketakukan sendiri, jangan-jangan dia ada disitu juga. Sampai suatu malam, waktu aku sedang tidur dia menelpon dari hpnya, katanya dia lagi sakit dan minta obat padaku. Dia menunggu di bawah lobby dormitory katanya, karena kasian -aku yang selalu sedia kotak p3k- mengantarkan obat padanya. Namun aku tidak menemukan dia di LObby, aku menelponnya dan dia menyuruh aku keluar lobby, rupanya dia sedang duduk di kursi taman dorm. Aku menyapanya dan memberi obat lalu pamit, tapi tiba-tiba dia menarik tanganku dan berusaha memelukku. Aku mendorong dia, saat itu dia menyatakan cintanya, aku sedikit ketakutan dengan pernyataan cintanya, sebab caranya mencintaiku membuat aku ketakukan. Akhirnya aku menolaknya dengan halus, walau hatiku sebenarnya pedih, namun aku tetap berterima kasih padanya karena mencintai aku. AKu harus menghargai perasaannya. Lalu aku masuk ke kamarku, dengan sedikit rasa gak enak dan kasian sekaligus ketakutan. Besoknya aku menemukan dia masih di kursi taman itu, duduk sendirian seperti orang bego. Ternyata kata teman-temanku dia tidak bergerak sejak aku tolak tapi malam. Aku bertanya kepadanya apa yang dia lakukan disana, dia berkata sedang menungguku. Aku menyuruh dia masuk karena memang udara bulan maret saat itu cukup dingin. Dan dia menangis keras sekali sampai aku menjadi sangat ketakutan. Aku masih menghadiri kelas yang sama dengannya, namun aku selalu menjaga jarak dan duduk dengan teman cowok lain. Karena aku memang sengaja menghindarinya, kadang ketika aku sedang jalan sendirian, aku bisa merasakan dia mengikuti dari belakang, kadang ketika aku makan, aku bisa melihat dia makan di ujung ruangan sambil memperhatikanku. Namun aku mencoba untuk tidak memperdulikannya. Kadang di tengah malam, masih sering telepon kamarku berbunyi dan ketika ku angkat hanya suara isak tangis, lalu mati. Atau sms-sms yang mengutarakan cinta namun mengancam. Aku sendiri sering merasa tidak aman dengan orang seperti dia, walau aku tau maksud dia tidak jahat, dia hanya mau mencintaiku, namun caranya mencintai membuat aku takut. Setelah semester berakhir, aku tidak pernah melihat dia lagi, kata orang-orang dia pulang ke china karena ada masalah keluarga, sebagian orang bilang dia pulang ke china karena ada urusan, dan teman-temanku sering meledekku bahwa dia pulang ke china karena cintanya ditolak olehku. Apapun itu aku tetap mengharapkan yang terbaik baginya, semoga dia bisa belajar mencintai seseorang dengan seharusnya.....
|  | ^.^ kemaren putus asa krn merasa gak bakat motret T T akhirnya diajak ma jack jalan2 keliling busan dan dipaksa motret ma dia, buat latihan katanya bayangin jalan kaki selama 8 jam bawa kamera dan lensa serta tripod di punggung..... T T kaki sampe pegel, badan pegel2, dan kepala pusing akibat kedinginan dalam suhu 6-8 'C... akhirnya dapet beberapa foto, tapi ga puas.... T T karna udah keburu capek jadi ga ada tenaga buat moto...
-gwanganli beach- pantai dengan jembatan terbesar di korea selatan... banyak orang memancing serta berolahraga di sepanjang pantaiii ^^ saat musim dingin akhir akan banyak burung2 datang ke pantai |
First Date, deg-degan, dandan, dag dig dug, canggung, grogi, nervous, ribet.... Hahaha di ajak ngedate ma cowok yang sudah lama dipuja-puja mang bikn hepi, tapi juga bikin ribet dan puciiiiiiiiiing. Ini pengalaman First Date temenku, yang ikut-ikutan bikin aku pucing 7 keliling plus kesel plus kaya orang gila :P My best friend's first date
aku jadi ikut2an sibuk!! pertama... jam 10 malam dia nelpon "shil. besok temenin aku ya" "kemana??" "cari baju" kita ke mall beli baju!! susah banget nyariin baju buat dia, udah seluruh butik di batam kita jabanin, gak ada yang cocok, ujung2nya balik ke rumahnya dan pake baju yang lama. aku jadi STYLISTnya lalu di rumahnya aku bantuin dia dandan... pertama... cukur bulu kaki -hehehehe- lalu cukur alis... lalu cukur bulu ketek... lalu maskeran.... abis itu... aku di suruh kritingin rambutnya pake alat kriting rambut!!! repot!! masih ada lagi!! aku di suruh dandanin aku gak bisa!! akhirnya... terpaksa ku dandani pake bedak, lipgloss, maskara, blush on dlll aku jadi beauty consultannya lalu dia pergi nge date aku bisa pulang ke rumah dengan tenang... ternyata... jam 7 kring...... "shil.. gimana neh, dia udah datang!" temanku nelpon dari toilet cafe. jam 8 "shil.. kita udah selese makan. ngobrol apa ya?" temenku nelpon lagi... jam 9 "shil.. kita udah mau pulang... dia kok dari tadi diem aja sih? gak suka kali ya ma aku?" lagi-lagi dia nelpon dari toilet.. aku takut cowoknya kira dia punya penyakit infeksi saluran kencing!! hahahahaha jam 10 "shil.. aku baru pulang!! gini ceritanya bla.. bla.. bla.. bla..." cerita sampai jam setengah 1 malam dan lagi lagi
aku jadi pendengar setianya nge DATE mang bikin orang kehilangan akal sehat ya? capek aku!!!! tapi juga bikin orang senyum sepanjang hari!!
hahahaha
Happy dating semuaaaaa
Mie instan, emang enak bgt... apalagi kalo malem-malem lagi laper makan mie instan pake telor hmm,,,, sedap. Tapi kalau aku, yang makan mie instan apalagi pake telor wajahku bakal membengkak bak balon. AKu memang punya hubungan khusus dengan mie instan, ntah pada terigu atau bumbu2 mie instan, bila aku makan mie instan maka wajahku akan membengkak. Malam minggu aku sendirian di rumah, hanya mengutak atik komputer, mendownload film, membaca2 berita di kompas, atau gossip di detik.hot. Menjelang jam 11 malam, perutku berteriak-teriak minta diisi, rupanya perutku sudah lapar, mengingat sudah jam 11, dan aku sedang dalam program "DIET" aku mengacuhkan teriakan perutku. Menjelang jam 12 malam, perutku semakin marah dan berontak, akhirnya aku mengalah dan memasak mie instan dan melahapnya..... alhasil ketika aku bangun pagi, wajahku membengkak, mataku mengecill hikssss malah siangnya mesti ngajar lagi :P Setelah dikompress ma air dingin, bengkaknya dah lumayan hilang, tapi yang dimata tetep ada.... Lain kali aku gak akan pernah lagi makan mie instan dimalam hari
|  | -weekend nemenin kakak yang mau beli oleh2 buat temennya di bandung ke yongdusan park- sekitar 2 jam naik bus dan subway dari tempatku, lalu mesti jalan kaki sekitar 15 -20 menitan, letaknya diatas gunung :P
oh ya di yongdusan park ada patung kakek-kakek, tepatnya seorang jendral, yang berhasil memenangkan perang antara jepang dan korea, perang itu diadakan di gunung yang skr di bangun YongDusan Park ini, untuk mengingat jasa si Jendral itu. Walau akhirnya si Jendral wafat saat perang, jepang berhasil diusir dari tanah korea :)
yongdusan park terkenal ma burung merpatinya, jadi sengaja bawa kamera buat moto burung merpatinya pas sampe sana burung merpati udah ga ada, denger punya denger ribuan burung merpati di yongdusan park udah dimusnahkan oleh pemerintah!!!! karena burung-burung tersebut sudah berkembang biak terlalu banyak dan mengganggu penduduk ada yang merusak jaringan listrik dan telepon, masuk ke rumah-rumah penduduk, dan menyebarkan virus.... sampe disana aku harus puas dengan beberapa ekor burung yang kondisinya sudah tidak fit lagi :( seharusnya datang lebih cepat!
-motretnya masih kacau- |
|  | -foto ini diambil abis summer vacation dr pulau ke pulau-
bener2 terbakar abis pas main di pantai... sampe dibilang gadis coklat masak! hehehe but I love tanned skin... sexy boo |
| |